Lukas 12:22-34
Pemeriksaan Hati.

Dalam perjalanan menuju Chicago dengan kereta api, saya selalu mentaati “norma tak tertulis” yang berlaku_seperti jangan berbicara dengan penumpang disebelah anda yang tidak anda kenal. Hal itu sulit bagi orang seperti saya, karena saya suka berbicara dengan orang-orang yang baru saya kenal! Meskipun saya berhasil berdiam diri sepanjang perjalanan, saya menyadari bahwa saya masih bisa belajar sesuatu tentang orang lain berdasarkan bagian surat kabar yang mereka baca. Karena itu, saya suka memperhatikan bagian mana yang pertama-tama mereka baca: bisniskah? Olahraga? Politik? Berita actual? Pilihan mereka akan mengungkapkan minat mereka.

Pilihan kita selalu mengungkapkan sesuatu tentang diri kita. Tentu saja, Allah tidak perlu menunggu dan melihat pilihan kita untuk mengetahui apa yang ada dalam hati kita. Hal-hal yang menyita waktu dan perhatian kitalah yang menyatakannya. Yesus berkata, “Karena dimana hartamu berada, disitu juga hatimu berada ”(Luk 12:34). Terlepas dari apa yang kita mau Dia pikirkan tentang kita, kondisi sesungguhnya dari hati kita jelas terlihat dari cara kita menggunakan waktu, uang, dan talenta kita. Jika kita menginvestasikan segala hal yang kita miliki  itu pada hal-hal yang dipedulikan Allah, itu mengungkapkan bahwa hati kita memang selaras dengan hati-Nya.

Hati Allah sangat peduli pada kebutuhan umat manusia dan perluasan kerajaan-Nya. Apa yang akan dikatakan Allah dan orang lain tentang prioritas hati kita ketika mereka melihat pilihan-pilihan hidup kita.

Sumber: Santapan Rohani, Edisi Maret-Mei 2016

Komentar